May I Miss You ?
Setelah sekian waktu yang begitu panjang berlalu, aku masih mendengar suaramu. Teriakanmu, celotehmu, senyummu hingga airmatamu. Setelah sekian lama kita berjalan melewati ribuan rindu dimasa depan dan berpisah. Melangkah sendiri, kehilangan genggamanmu, kehilangan sosokmu, kehilangan nasihat-nasihatmu. Ah, segalanya tentangmu yang tak mampu aku ulangi. Telah jauh langkah ini, tapi aku masih tak bisa bangun dari mimpi yang begitu panjang ini. Tak mampu kusurati rindu dan rasa ingin bersama ini, karena terlalu banyak daftar kenangan yang sesungguhnya sangat ingin kuputar kembali. Sahabat, dari sekian banyak hal yang telah kita lakukan hingga sekian banyak hal yang telah kita sia-siakan. Sungguh, aku tak pernah menyesali keberadaanmu dalam hidupku. Kini, saat jarak sudah membentang membatasi kaki-kaki ini oleh ribuan mil daratan, angkasa hingga lautan demi mengejar mimpi dan harapan-harapan. Izinkan kusematkan lolongan hati ini diantara setumpuk doaku untukmu, aku masih menunggumu kembali sahabat. Entah hingga kapan waktu akan mengantarmu kembali, aku tak peduli. Bahkan hingga menua diriku dan rambut putih mulai mengganti mahkota hitamku, bahkan hingga tak kulihat lagi dunia dan isinya ini. Harapanku masih sama, semoga Tuhan mempertemukanku padamu disuatu tempat yang berbeda dimensi dengan penuh ketenangan itu, nanti. Biarlah, aku tak ingin menggangggu fokusmu. Aku hanya ingin menikmati ribuan pisau rindu yang menusukku dalam sepi disini, Sahabat, Bolehkah aku Merindukanmu ?
Comments
Post a Comment