A Stack Of Memories On The Parallel Dimension

Dimensi Pararel : Aku masih melihat kamu disana, tersenyum dibawah rindang pohon yang teduh. tanpa lelah, kau masih berdiri disana, menungguku. Hingga akhirnya waktu sekolah itu berlalu, aku menghampirimu. ikut dengan ajakanmu untuk mengantarku. Kita melawati banyak jalan, hingga sudah lupa sejauh apa. dan pertama kalinya, tawa renyah siang itu berubah menjadi diam dikala hujan dengan tenangnya mengguyur seonggok tubuh kita dan ratusan orang lainnya. Aku hanya diam, menikmati hal yang aku sukai yang datang disaat yang tepat, Dan tanpa memperdulikan kesibukan orang lain disekitar. Kendaraanmu tetap melaju, Menerobos rintik yang mulai turun dengan derasnya. Kita berdua masih diam, seolah mengatur strategi untuk bersembunyi diantara desir angin dan suara petir yang menggelegar. Siang itu, kita tinggalkan jejak basah roda motor yang melaju, diantara hiruk pikuk kota, lampu jalan dan dedaunan basah. Bersama tawa renyahmu yang sudah menjadi milikku dan rindu mu yang kini telah berusaha untuk ku miliki kembali.

Dijalan itu, seluruh kenangan kita telah terjatuh, berlalu secepat angin. dijalan-jalan yang sedikit rusak dan berbatu. Dihantam suara deru napasmu.

Aku jatuh cinta, dimana hujan menjadi saksi kedatangan cintamu yang hingga detik ini masih menjadi sajak-sajak dalam setiap doa dan harapanku.

Aku tak pernah berfikir sebelumnya untuk sesusah ini memiliki dan menyatakan rasa cintaku. Namun aku bahagia, karena sajak ini masih tertulis nama mu beserta harapan-harapan sederhanaku.

Kini setelah sekian waktu hingga jarak panjang yang memisahkan kita, aku tak berharap untuk jatuh cinta lagi. Aku hanya berharap mampu menyatakan apa yang seharusnya aku katakan, teruntukmu yang hingga detik ini belum menjadi milikku sepenuhnya.

Jika suatu hari nanti kamu kembali keduniaku, jangan pernah tanyakan bagaimana perubahanku.
Lihatlah, bahwa aku masih menjadi wanita yang sama dimana 4 tahun yang lalu masih bertahan terhadap rasa suka yang asing dan konyol ini.

Aku masih mengharapkanmu.
Dengan sepenuh hatiku.

Comments

Popular Posts