Dear Friends, You Are Still Mine
Benar rasanya, aku ingin kembali. Masa yang begitu sulit kucapai..
Meraih tanganmu, lalu tersungkur manja, saling berbagi perih..
Kita sama-sama menderita disini, jadi aku tak ingin membiarkanmu kesusahan sendiri..
Perjalanan ini begitu panjang, namun ingin kusetiakan waktu, menemani mu hingga lupa bahwa kita pernah sama-sama menjadi debu..
Kamu, tempatku tak tahu menahu soal ucap-ucap kelu..
Aku bukan pembangkang dari masa lalu, tepatnya..
Aku pejuang, yang berlaga untuk masa depan bersamamu..
Sahabat, Kau tetap milikku, utuh dan satu..
Meraih tanganmu, lalu tersungkur manja, saling berbagi perih..
Kita sama-sama menderita disini, jadi aku tak ingin membiarkanmu kesusahan sendiri..
Perjalanan ini begitu panjang, namun ingin kusetiakan waktu, menemani mu hingga lupa bahwa kita pernah sama-sama menjadi debu..
Kamu, tempatku tak tahu menahu soal ucap-ucap kelu..
Aku bukan pembangkang dari masa lalu, tepatnya..
Aku pejuang, yang berlaga untuk masa depan bersamamu..
Sahabat, Kau tetap milikku, utuh dan satu..
Comments
Post a Comment