Pendoa Abadi.

Jika kata SAH menjadi penghalang kita saat ini, maka tak apa. Karena sejatinya, aku yang mencinta akan selalu terbuka. Akan kubantu Engkau menetapkan harapan itu. Jangan pernah Lelah karena doa-doaku akan selalu ada untuk memelukmu. Rindu, jika kau tanya demikian. Memang benar aku bertahan, berdamai pada ketetapan yang amat tidak menyenangkan. Matamu selalu menjadi sumber, dimana cahaya yang dipancarkan akan selalu menenggelamkan. Jika suatu hari nanti, Engkau berbalik dan mencariku. Temukanlah aku dibelantara mimpi dan cita-citamu, disetiap juang dan butir-butir airmatamu, dikedalaman lautan dari usaha-usahamu hingga disenandung merdu alam kebahagianmu. Aku disana, menjadi pendoa yang amat setia. Menunggumu hadir, menyambut cinta dan berbisik dalam laun lembut keabadian. Kita adalah Maha Luka yang akhirnya dipertemukan untuk menantang derita. Sayang, aku pulang...

Comments

Popular Posts